Kopri PMII Komisariat STKIP Tamsis, jangan bangga ganteng dan cantik kalau tidak berorganisasi.

                         Sahabati Resa Apriyani


Tahun ajaran baru sudah dimulai! Menyandang gelar mahasiswa merupakan impian bagi siswa-siswi yang baru lulus SMA. Pasalnya dunia yang ditawarkan perguruan tinggi selalu menjadi sesuatu yang sangat menarik untuk dimasuki dan dibincangkan. Apalagi menjadi sarjana merupakan sebuah kebanggaan bagi “Minimal diri sendiri”, tapi jangan lupa, dengan seabreg tanggung jawabnya pula. Sebab mahasiswa selalu akan dinanti kepulangannya oleh Keluarga dan Masyarakat, berharap bisa menaburkan cahaya ketika pulang ke kampung halaman.

Dinamika di dunia mahasiswa dan SMA tentu jauh berbeda, Ketika masih siswa tidak usah memikirkan bagaimana kondisi sosial dan kondisi pemerintahan. cukup belajar, tunduk pada apa yang diperintahkan oleh Guru, oleh Sekolah. Tapi ketika menjadi mahasiswa, kita dituntut untuk lebih jujur terhadap Keilmuan, terhadap penelitian, terhadap dosen, terhadap kampus.

Maka menjadi sebuah kewajaran bagi mahasiswa melakukan kritikan kepada dosen yang jarang masuk kelas, lembaga jika mengeluarkan kebijakan yang salah jangan tinggal diam, dan pemerintahan jika semena-mena terhadap rakyat pula harus diperingati. Bagi Mahasiswa, unjuk rasa (demo) itu menjadi sesuatu yang menyenangkan dan menjadi “bagi saya” keharusan, sebab bagi mahasiswa, harus dipahami bahwa unjuk rasa merupan seni dalam menyampaikan pendapat. Meminjam bahasa “Soe Hok Gie”, kita merdeka karena melawan. Artinya melawan segala bentuk penindasan dan kesewenang-wenangan.

Kemudian, Tri Dharma Perguruan Tinggi harus menjadi acuan dasar bagi seluruh Mahasiswa, 1. Pendidikan, 2. Pengabdian, 3. Penelitian. Sementara ini memerlukan medan atau lapangan yang jelas. Artinya jika mahasiswa hanya ngubek di dalam kampus, sangat jauh untuk bisa mewujudkan cita-cita perguruan tinggi itu. Maka, menjadi kawajiban bagi Mahasiswa untuk aktif didalam Organisasi, mau internal kampus atau exsternal kampus. Internal kampus mungkin lebih ngubek di dalam kampus, Sementara exsternal kampus bisa kenal dengan Mahasiswa se-Indonesia. Karena organisasi lah yang bakal membentuk Mahasiswa menjadi sangat paham lapangan, bukan hanya teori seperti yang diajarkan para dosen. Tetapi yang terpenting adalah, Jangan sampai menjadi Mahasiswa kupu-kupu (Kuliah pulang), Usahakan jadi Mahasiswa Kura-kura (Kuliah rapat).

Kemudian, Mahasiswa dengan segala tuduhan kemegahan nya juga sebanding lurus dengan momok menakutkannya, sehingga Mahasiswa baru pun cenderung menjadi introvert atau tak pandai bergaul di kampus. Padahal untuk menjalankan kehidupan kampus yang baik, hanya perlu percaya diri. Dan biasanya kepercayaan diri akan tumbuh jika memiliki salahsatu syarat ini;

1. Mahasiswa Berlimpah Harta

Biasanya mahasiswa akan merasa pede ketika bergelimang harta, tetapi yang harus dipahami, bahwa kemegahan yang dimiliki Mahasiswa pasti 99,9% bukan hasil jerih payahnya, semata itu harta orang tuanya.

2. Mahasiswa Tampan/Cantik

Mahasiswa akan merasa Pede ketika mempunyai paras yang menurut nya baik. tetapi Ketampanan atau kecantikan bagi mahasiswa harus dipahami bukan dari yang fisik, tetapi terletak dari bagaimana dia bisa mendayagunakan akal nya dengan baik, dengan dia punya prinsip yang kuat.

3. Mahasiswa yang punya wawasan luas

Kepintaran Mahasiswa akan menjadikan energi pede ketika masuk ke ruang kelas, meski tidak kaya dan tidak cantik/ tampan, bahkan kepintaran bisa melampaui kekayaan dan kecantikan/ ketampanan.

Ketiga sarat itu apa yang bisa dirubah, kita tau bahwa yang ke satu dan ke dua itu fitrah dari tuhan, kita tidak bisa berkompromi dengan tuhan sebelum lahir, sehingga hadir ke bumi dari seorang petani bukan dari rahim istri presiden. begitupun ketampanan/kecantikan, kita tidak bisa menawar pada tuhan untuk terlahir dari artis cantik semisal ashanty, sehingga memiliki rupa yang biasa saja. Hanya satu yang bisa kita ubah agar mendapatkan energi pede, adalah kaya wawasan. itu yang bisa diupayakan, itu yang bisa diperjuangkan mahasiswa, maka membaca buku dan diskusi adalah sarat mutlak bagi yang mengaku mahasiswa yang katanya kaum intelektual.

Itu beberapa tips untuk kamu yang saat ini menjadi Mahasiswa baru. Kamu akan merasakan suasana baru, lingkuangan baru, teman baru dan banyak lagi. Tapi tetap di ingat, kuliah bukan hanya tempat untuk mencari suasana baru, juga mengharuskan kamu menjadi pribadi yang selalu siap dalam situasi dan kondisi apapun.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Urgensi Pemuda dalam Pembangunan Desa

Kabar Harian "IMTA BIMA"