Kabar Harian "IMTA BIMA"
"Merajut Impian Dana Tadewa"
Dana Tadewa adalah dana dou mbojo sebagai warisan tuhan yang alami...!!! itulah statement yang sering di lontarkan oleh masyarakat tadewa. Dana ini merupakan surga warisan nenek moyang terdahulu yang di prioritaskan sebagai kepentingan masyarakat tadewa dari generasi ke generasi sekarang. seiring pertumbuhan penduduk dan perkembangan zaman dari masa ke masa, refleks dalam aktivitas masyarakat mulai pudar dari norma-norma hidup. problem ini acapkali menjadi beban di kalangan generasi yang mulai memikirkan dana tedewa sebagai dana surga bagi masyarakat. secara statistik pertumbuhan penduduk semakin bertambah dalam tiap tahun, dan tentunya kebutuhan hidup semakin meningkat dalam menjawab kebutuhan pangan masyarakat. situasi ini merupakan PR bagi para pemikir yang harus di antisipasi terhadap masa yang akan datang. penyakit sosial terhadap Dana Ro Rasa bukan hanya pada ranah pertumbuhan dan kebutuhan penduduk, melainkan banyak sekali penyakit-penyakit sosial yang sering kambuh di tengah kehidupan masyarakat. contohnya: mabuk-mabukan,perkelahian,krisis pendidikan, mbuda, mpanga, mpongi ra mpinga itulah bahasa Mbojonya.
penyakit ini sangat bertentangan terhadap norma-norma yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat dan perlunya antisipasi dari pemerintah sekitar sebagaimana di amanahkan oleh Undang-Undang Negara.
Dari analisa berdasarkan hasil monitoring terhadap teritorial yang kurang kondusif maka perlunya syafa'at dari pemerintah untuk meminimalisir terhadap penyakit sosial yang sering kambuh di tengah kehidupan Dana Ro Rasa. Berdasarkan kacamata sosial IMTA BIMA, perlunya retivikasi dalam memformalkan aset-aset sebagai kebutuhan masyarakat, karena nawacita masyarakat sudah di amanatkan pada pemegang amanah. Dari situasi dan kondisi inilah organisasi mahasiswa dan pemuda seperti IMTA BIMA, PONDOK INTELEKTUAL DAN PERSTA, hadir sebagai garda terdepan untuk melanjutkan transformasi generasi di masa yang akan datang. organisasi ini merupakan representasi dari hati nurani masyarakat terhadap carut marutnya kehidupan masyarakat.
HIZBULLAH ketua IMTA BIMA mengatakan "maju dan mundurnya Dana Tadewa tergantung pemuda pemudi sebagai tunas harapan Tadewa" pernyataan ini menjadi bahan kajian pada nahkoda IMTA untuk merenungi jadi dirinya di masa yang akan datang. IMTA BIMA merupakan sebagai wadah proses kaderisasi pendidikan mahasiswa Bima yang orientasinya ke Dana Ro Rasa, kerena itu merupakan misi dari pada IMTA BIMA.Insaallah kami hadir sebagai mitramu.....

Komentar
Posting Komentar