Sekilas Info Tentang Profil KPPT Bali_Nusra
Foto istimewah KPPT
Kumpulan Pemuda Pengangguran Tulen atau di singkat KPPT, Merupakan sebuah majelis yang menghimpun para pemuda yang ada di kota dan kabupaten Bima.
Majelis ini sudah berdiri sejak tahun 2018 lalu. Dan di resmikan 21 September tahun 2019, saat di rekrut Majelis KPPT pensiun dari dunia akademis.
Berdirinya KPPT tidak terlepas dari kisruhnya suara hati para pengangguran tulen, inilah cikal bakal berdirinya KPPT dengan ranting 10 cabang.
Wiro Ardiansyah merupakan direktur utama KPPT Bali Nusra, saat ini telah berhasil mengkaderisasi para alumni yang masih pengangguran dan belum memiliki pekerjaan tetap.
Berharap semua anggota KPPT, secepatnya mengakhiri masa kegalauannya, dan tidak membebani APBD pemerintah. Ungkapnya
Inilah Anggota KPPT saat ini, Ona Sutra Desa wora, Syarif Desa Tadewa, Andriadin Kota Bima, Hardi Haryanto kecamatan Donggo, Vicki Shu Desa Tawali, Irfan Desa Sangiang dkk.
Hal menarik jika di ungkapkan kisah asmaranisasi mereka. Hampir dari semuanya belum memiliki pacar atau teman dekat.
Mereka di sebut Jomblo Khilafah, tidak mau berpacaran karena takut bertentangan dengan syariat Islam. Ungkapnya
Itulah sekilas para aktor KPPT tentang perjalanannya. Majelis KPPT tetap membuka ruang kepada seluruh alumni untuk bergabung dalam menata masa depan.
Kumpulan Pemuda Pengangguran Tulen atau di singkat KPPT, Merupakan sebuah majelis yang menghimpun para pemuda yang ada di kota dan kabupaten Bima.
Majelis ini sudah berdiri sejak tahun 2018 lalu. Dan di resmikan 21 September tahun 2019, saat di rekrut Majelis KPPT pensiun dari dunia akademis.
Berdirinya KPPT tidak terlepas dari kisruhnya suara hati para pengangguran tulen, inilah cikal bakal berdirinya KPPT dengan ranting 10 cabang.
Wiro Ardiansyah merupakan direktur utama KPPT Bali Nusra, saat ini telah berhasil mengkaderisasi para alumni yang masih pengangguran dan belum memiliki pekerjaan tetap.
Berharap semua anggota KPPT, secepatnya mengakhiri masa kegalauannya, dan tidak membebani APBD pemerintah. Ungkapnya
Inilah Anggota KPPT saat ini, Ona Sutra Desa wora, Syarif Desa Tadewa, Andriadin Kota Bima, Hardi Haryanto kecamatan Donggo, Vicki Shu Desa Tawali, Irfan Desa Sangiang dkk.
Hal menarik jika di ungkapkan kisah asmaranisasi mereka. Hampir dari semuanya belum memiliki pacar atau teman dekat.
Mereka di sebut Jomblo Khilafah, tidak mau berpacaran karena takut bertentangan dengan syariat Islam. Ungkapnya
Itulah sekilas para aktor KPPT tentang perjalanannya. Majelis KPPT tetap membuka ruang kepada seluruh alumni untuk bergabung dalam menata masa depan.

Komentar
Posting Komentar