Temukan Dilan Dalam PMII
![]() |
| Ketua Komisariat |
Sejak tahun 1990 film Dilan memang sudah mulai pudar di berbagai
layar televisi, namun dengan reformasinya jaman masyarakat sepertinya tidak
mudah melupakan memori tentang adegan – adegan Dilan yang selalu menghegemoni anak bangsa. Film Dilan karya Fajar
Bustomi yang di adaptasi dari novel
terlaris karya Pidi Baiq Tidak hanya dialog – dialog romantis namun juga
tersimpan sejuta kesan yang di anggap warisan wajib sebagai referensi dalam
menyonsong di masa yang akan datang.
Seiring perkembangan jaman film Dilan mulai tayang pada 25 Januari 2018,
film yang di bintangi oleh Iqbaal Ramadhan dan Vanesha Prescilla itupun
berhasil meraih 6 juta penonton lebih. Film ini benar – benar sukses bikin
baper bagi para ABG, Remaja Bahkan ibu – ibu ketagihan dalam menonton film ini.
Tahun ini kita sudah melihat adegan Dilan di dunia maya dengan
memakai kostum putih abu - abu yang menceritakan hubungan asmaranya dengan
milea. Kisah cinta mereka tak selamanya di masa SMA, karena meraka akan
melanjutkan pendidikan jenjang di perguruan tinggi. Setelah bebarap bulan
kemudian nama dilan sudah mulai hilang di media sosial, sehingga menimbulkan
pertanyaan Natizen di manakah Dilan sekarang…?? Marak natizen yang
mempertanyakan keberadaan Dilan membuat para media bergerak untuk menjawab
posisi Dilan sekarang.
Setelah hilang beberapa bulan kemudian terdengar isu bahwa Dilan lagi
berproses dalam organisasi kemahasiswaan “ Pergerakan Mahasiswa Islam
Indonesia (PMII) , isu inipun mejadi tanda Tanya apakah itu Dilan 1990
ataukah Dilan 2018, bahkan bisa jadi Dilan PMII. Opini ini menjadi objek yang harus di kaji oleh
para penggemar Dilan baik itu anak – anak, remaja SMA, lebih khusus lagi
Mahasiswa yang lebih banyak menyukai film Dilan.
Keberadaan nama Dilan dalam PMII adalah hal sangat urgen bagi
pecinta film Dilan, terlebih lagi sekarang Dilan sudah menyandang status jadi
mahasiswa yang sudah di MAPABA oleh PMII Komisariat Sultan Muhammad Salahuddin
STKIP Taman Siswa Bima, tentunya fungsi dan tanggung jawab Dilan tidak hanya
pada Milea tapi secara totalitasnya cukup besar dalam PMII terlebih lagi
sebagai kader Nahdliyin.
Setelah di MAPABA oleh PMII, Dilan yang sekarang bukanlah Dilan
yangg dulu, masa lalu dia memperjuangkan titah cintanya pada milea dengan
setangkai bunga yang berwarna merah, dari kronologis masa lalu tak selamanya
milea itu penting baginya karena satu hal yang sangat penting yaitu kata
sahabat dalam PMII “ujarnya”.
Menjadi Kader PMII adalah impian Dilan dari SMA, karena organisasi
PMII mampu beradaptasi sesuai dengan perkembangan jaman. Sekarang Dilan sudah
masuk dalam PMII dan sangat menunggu kehadiran para Natizen dan mahasiswa baru
untuk berproses bersamanya. Karena dalam PMII kamu akan temukan Dilan yang
sesungguhnya. Karena selama ini Dilan hanya meninggalkan secuil kata di
media sosial “ Yang Berat Itu Bukan Besi Tapi Rindu”
Wallahul muwafieq ilaa akhwamit thariq
Wallahul muwafieq ilaa akhwamit thariq

Komentar
Posting Komentar